Ming. Jan 29th, 2023
    cutis laxa

    Cutis laxa termasuk penyakit langka di mana wajah terlihat tua sejak bayi. Meski langka, Anda sebagai orangtua harus tahu agar dapat mengantisipasinya. Oleh karena itu, perhatikan sindrom, jenis, gejala, dan cara mengobatinya dalam artikel ini.

    Sindrom Cutis Laxa

    Cutis laxa adalah kelainan yang bisa diturunkan oleh seseorang di dalam keluarga. Dengan kondisi ini, kulit seseorang akan tampak keriput dan kendur akibat struktur/fungsi elastin/komponen matriks ekstraseluler yang tak normal.

    Orang yang mengalaminya punya gangguan pada jaringan ikat. Akibatnya, jaringan elastis yang seharusnya ketat menjadi longgar. Sudah banyak studi tentang penyakit ini. Namun, penyebab dan pencegahannya belum diketahui secara pasti.

    Macam-macam Cutis Laxa

    Kondisi ini dapat menjadi penyakit yang muncul atau diturunkan di kemudian hari. Biasanya, kondisi ini terjadi setelah sakit. Dalam artikel ini, kami beritahukan beberapa jenisnya.

    1.      Occipital Horn Syndrome (OHS)

    Biasanya, gejalanya dimulai dari lahir hingga umur 10 tahun. Beberapa gejalanya adalah kelemahan otot dan masalah perut.

    2.      Autosomal Dominant Cutis Laxa (ADCL)

    Gejalanya bisa dimulai sejak lahir hingga dewasa. Baik laki-laki maupun perempuan bisa mengalaminya.

    3.      Autosomal Recessive Cutis Laxa (ARCL)

    Kondisi ini punya 6 subtipe, tergantung gen yang terkena. Tipa individu punya gejala tertentu.

    4.      Gerodermia Osteodysplasticum (GO)

    Kondisi ini mempengaruhi bayi & anak kecil. Gejalanya adalah seperti kulit kendur di perut, kaki, dan tangan.

    5.      MACS Syndrome

    Kondisi ini membuat seseorang punya kepala lebih besar dari umumnya. Gejala lain adalah tubuh pendek serta rambut yang jarang.

    6.      Acquired Cutis Laxa

    Beberapa orang punya gejala tertentu tapi tidak punya perubahan genetic yang terkait penyakit ini.

    Gejala-gejala Cutis Laxa

    Biasanya, gejala sindrom cutis Laxa tergantung jenis gangguannya. Gejala paling umum adalah kulit berkerut & kendur. Meski begitu, kondisi ini tidak menyebabkan mudah memar. Gejala lainnya antara lain:

    • Paru-paru kurang berkembang
    • Detak jantung lebih lambat
    • Tubuh pendek
    • Tonus otot buruk
    • Telinga rendah (tidak terbentuk dengan benar)
    • Sendi longgar
    • Tulang rapuh
    • Sulit makan pada bayi
    • Mata lebih besar
    • Perkembangan lambat

    Pengobatan Cutis Laxa

    Pengobatannya tergantung gejala yang ada. Tim spesialis seperti ahli bedah, ahli kulit, ahli paru, dan ahli jantung bisa mengobatinya.

    Sebagai informasi, bedak kosmetik bisa mengencangkan kulit kendur, namun hanya bertahan sementara. Penderita harus menghindari aktivitas tertentu seperti merokok dan terkena paparan sinar matahari berlebih.

    Pengobatan penyakit ini membutuhkan koordinasi dari tim spesialis. Selain itu, konseling genetic juga mungkin bisa membantu. Bahkan, dukungan psikologikal juga sangat penting. Untuk mencegahnya, beberapa obat-obatan seperti beta-blocker bisa diresepkan. Mudah-mudahan artikel kesehatan ini dapat bermanfaat dan membantu.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *